Rawan Bencana , Kampung Depokrejo Akhirnya Adakan Pelatihan Dan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) Tahun 2024

  • Whatsapp

Lampung Tengah,benualampung.com – Kampung Depokrejo Adakan Pelatihan Dan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung Dan (BPBD) Kabupaten Lampung Tengah.Senin(20/05/2024)

Kampung Depokrejo Kecamatan Trimurjo kabupaten Lampung Tengah Adakan kegiatan pelayanan pencegahan dan kesiap siagaan terhadap bencana melalui Pelatihan Dan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di tahun 2024 yang diselenggarakan di aula balai kampung Depokrejo

dalam kegiatan pelayanan pencegahan dan kesiap siagaan terhadap bencana melalui Pelatihan Dan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di tahun 2024 tersebut dihadiri oleh kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD)kabupaten Lampung Tengah ” Makmuri” , kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) provinsi lampung Rudy Sjawal Sugiarto yang diwakili Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan “Joni.T” ,kepala kampung Depokrejo “Sukidi” beserta (tiga puluh) 30 peserta pelatihan Desa Tangguh Bencana (Destana) kampung Depokrejo Tahun 2024

Lanjutnya , materi yang diberikan kepada peserta pelatihan Desa Tangguh Bencana (Destana) adalah dari Kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) provinsi lampung dan (BPBD) kabupaten Lampung Tengah , pelatihan tersebut dilakukan selama lima hari

Ditempat yang sama ,kepala (BPBD)kabupaten Lampung Tengah “Makmuri” saat dimintai keterangan oleh media benualampung.com menjelaskan bahwa kegiatan hari ini adalah kegiatan pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana melalui Pelatihan Dan Pembentukan Desa Tangguh Bencana atau yang biasa di sebut (Destana) , ini adalah program dari pemerintah provinsi BPBD Provinsi Lampung . Jelasnya Makmuri

Masih kata Makmuri selaku kepala badan penanggulangan bencana daerah(BPBD) Kabupaten Lampung Tengah dirinya juga menerangkan bahwa kampung depokrejo ini adalah salah satu kampung yang terpilih dalam kegiatan ini, di provinsi Lampung ini hanya ada dua kampung yang terpilih dalam kegiatan pelayanan pencegahan dan kesiap siagaan terhadap bencana melalui Pelatihan Dan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) ,salah satunya adalah kabupaten Lampung Tengah dan yang terpilih yaitu kampung Depokrejo Kecamatan Trimurjo . Terangnya

” Menurut kacamata saya kampung Depokrejo ini memang dari kejadian tahun tahun sebelumnya yaitu jadi langganan bencana angin puting beliung ,kita ingat pada kejadian ditahun 2021 ini saja ada ratusan rumah yang terkena bencana puting beliung dan Alhamdulillah itu kita bersama masyarakat dapat mengatasi dan menangani bencana angin puting beliung,dan untuk infrastruktur nya sendiri kita sudah bantu juga ya pada tahun 2023 kami BPBD sudah memberikan bantuan berupa Bangunan Jembatan penghubung antara kampung depokrejo Lampung tengah dan kecamatan metro selatan kota metro yang mana jembatan tersebut adalah jembatan yang dapat menanggulangi bencana banjir ” . Ucap Makmuri kepada media benualampung.com

Ditambahkanya Makmuri dirinya menegaskan yang menjadi skala Prioritas dari BPBD untuk kampung Depokrejo ini adalah masyarakat yang terdampak bencana angin puting beliung kami memberikan bantuan rehab atau perbaikan rumah rumah warga yang rusak akibat terkena angin puting beliung . Tambahnya

” Saya berharap dengan adanya pelatihan ini peserta yang kita latih dapat menjadi andalan dikampung Depokrejo untuk penanggulangan bencana,dan bisa untuk contoh kampung lain,karena menurut kami untuk peserta berjumlah 30 orang ini sudah cukup kondusif lah untuk melatih mereka dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana karena dari 30 (tiga puluh) peserta ini kan teridir dari berapa unsur dari kesehatan ada dari masyarakat ada juga ” . Harapnya Makmuri

Ditempat terpisah, kepala kampung Depokrejo kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah, ” Sukidi” saat dimintain keterangan oleh media benualampung.com pun membeberkan bahwa dirinya sangat berterima kasih dengan BPBD provinsi Lampung dan BPBD kabupaten Lampung Tengah telah memilih kampung depokrejo untuk melakukan dan memberikan pembelajaran materi atau praktik kepada masyarkaatan untuk pelatihan penanggulangan bencana selama lima hari ini .

” Alhamdulillah kampung kami Depokrejo ini terpilih menjadi kampung salah satu yang melakukan pelatikan atau pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) mengingat juga kampung kami ini ditahun tahun sebelumnya langganan terkena bencana angin puting beliung,maka dengan adanya pelatihan selama lima hari ini agar masyarakat juga dapat belajar dan mengetahui cara mengatasi apabila terjadi bencana dikampung Depokrejo ” bebernya

” Saya pun berharap kampung kami kalau bisa jangan sampai ada lagi bencana bencana seperti yang terjadi sebelumnya,namun kitapun waspada setidaknya orang orang yang mengikuti pelatihan hari ini sudah dapat kami andalkan ketika nanti nya terjadi bencana ” . Pungkas Sukidi (Vin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *