Tulang Bawang Barat, Benualampung.com – Ketua komisi satu Dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD) kabupaten tulang bawang barat provinsi lampung dari praksi partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) geram angkat bicara ultimatum warning pihak BGN dapat bertindak tegas menjalan program MBG presiden Republik Indonesia prabowo subianto agar berjalan dengan baik tidak di salah gunakan pihak oknum dapur SPPG
Ketua komisi l Yantoni mengatakan bahwa pihaknya selama ini telah banyak menerima laporan dari sejumlah masyarakat wali murid ibu hamil menyusui di daerah kabupaten tulang bawang barat mengeluhkan soal masih banyak ditemukan pihak oknum dapur SPPG diduga melakukan kecurangan mengurangi porsi menu MBG
“Kami dari DPRD kabupaten tubaba melalui lintas komisi sudah monitoring serta melakukan pembinaan paktanya masih kita temukan dapur Sppg mengurangi porsi dari ketentuan ini akan menyebabkan kegagalan dalam pemenuhan gizi penerima mamfaat. tegas yantoni saat di komfirmasi awak media pada Rabu (4/3/2026)
Ketua komisi satu Yantoni juga menegaskan bahwa persoalan keluhan masyarakat soal persi menu MBG di nilai tidak sesuai terparah memasuki Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2016 bukanlah lagi rasia umum di kabupaten setempat viral langsung di postingan wali murid viral di akun media sosial facebook dan tik-tok
“kami sudah sampaikan langsung ke pihak BGN saat ada agenda bertemu dengan sekretaris deputi pengawasan dan penindakan .yaitu pak iwan tapi nyatanya masalah ini masih terjadi.artinya BGN
tidak serius dalam menanggapi laporan masyarakat soal adanya Roti menu MBG dibagian seberang kondisi Busuk berbauk masih di berikan pihak dapur SPPG ke warga penerima prgram MBG ,” kata yantoni.
Yantoni kembali menegaskan bahwa Pihak BGN harus dapat mengambil sikap tegas jangan dalam menjalankan program presiden republik indonesia prabowo subianto agar menu BMG yang diberikan pihak SPPG sesuai dengan setandar ketentuan
“jika misalnya dapur SPPG yayasan barokah Dua putri Daya murni 01 kabupaten tubaba itu di temukan benar menyalahi ketentuan aturan Menu MBG tidak sesuai standar yang bakal merusak program presiden republik Indonesia BGN harus beri sangsi tegas,”
tutupnya.
Di tempat terpisah Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) makanan Bergizi Gratis (MBG) yayasan Barokah dua putri kelurahan daya murni 01 kecamatan tumujajar kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi lampung mengakui kesalahannya soal menu MBG di protes wali murid
Salah orang diduga pengelola yang juga mengaku bertanggung jawab terhadap operasional dapur SPPG MBG yayasan Barokah dua putri kelurahan daya murni 01 kecamatan tumujajar kabupaten tubaba
meski tidak menyabutkan indentitasnya
saat dikomfirmasi awak media melalui sambungan telpon selulernya meski terkesan menghindar namun sedikit memberikan keterangan singkat
“mohon maaf memang benar selama ini saat pendistribusian menu makanan keringan MBG yang di distribusikan ke sejumlah siswa siswi di sekolah pada Bulan Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026 selama ini belum di beri tabel daftar menu harga.atau kandungan Gizi namun besok akan mulai kami kasih tabel menu MBG nya,”kata dia
Hal senada juga dikatakan driver Dapur SPPG yayasan barokah dua putri tersebut saat menyerahkan menu keringan MBG
yang di terima oleh siswa siswi Di sekolah SDN 22 tumijajar kabupaten setempat
“Kami hanya pekerja driver soal tidak adanya tabel kartas menu saya tidak tahu karena tugas kami hanya mengantar menu MBG jika ada protes dari wali murid itu wewenang pihak bos kami anak pak paisol pulung kencana dia yang punya yayasan barokah dua putri daya murni 01.ujarnya.
Diberitakan sebelumnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang di gadang-gadang sebagai solusi pemenuhan nutrisi anak sekolah dinilai belum memenuhi standar gizi yang diharapkan di protes wali murid SDN 22 tumijajar
“Menu hari ini pada rabu 4 maret 2026 susu kotak kemasan kecil 1 kotak.jeruk 1 biji. Tempe 2 iris . Tahu 2 iris . Dan tidak ada
tabel kertas daftar rincian satuan harga serta ,kandungan gizi,” kata sejumlah wali murid.
Wali murid juga menilai menu yang diberikan kepada siswa di sekolah tersebut jauh dari kata ideal tidak sebanding dengan anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah pihak dapur SPPG jangan pura pura tidak tahu bahwa ada instruksi dari BGN
” hari selasa 3 maret 2026 anak kami kelas 1 hingga 3, menu yang diberikan hanya berupa satu butir telur ayam, satu kotak susu dan satu buah pisang. Sementara untuk kelas 4 hingga 6, menunya terdiri dari satu butir telur bebek, satu buah roti, satu kotak susu, dan satu buah pisang.,”tuturnya
Mereka juga mempertanyakan adanya perbedaan menu antarjenjang kelas yang dianggap tidak memiliki dasar yang jelas. Padahal, secara teknis, menu MBG idealnya mengandung komposisi seimbang yang meliputi karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral secara proporsional.
” ahli gizi harus paham Kondisi ini memicu pertanyaan kami wali murid terkait pengawasan dan implementasi teknis di lapangan. Mengingat MBG adalah kebijakan strategis nasional yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar, BGN harus bertindak tegas, pungkasnya
(Yuhari)








