Ketua DPRD Lampung dan Gubernur Ikuti Rapat Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

  • Whatsapp
Oplus_16908288

Bandar Lampung, Benualampung.com – Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar, S.E., M.B.A., bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T., mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 Hijriyah yang diselenggarakan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/02/2026).

Rapat tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi ke Provinsi Lampung dalam rangka memastikan kesiapan penyelenggaraan transportasi pada masa arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah.

Bacaan Lainnya

Kegiatan dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Walikota Bandar Lampung, kepala daerah kabupaten/ kota terkait, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, pimpinan instansi vertikal, BUMN dan BUMD sektor transportasi, serta pemangku kepentingan lainnya.

Agenda rapat diawali dengan sambutan Gubernur Lampung, dilanjutkan paparan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung dan jajaran Polda Lampung mengenai kesiapan sarana dan prasarana transportasi serta rencana pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

Dalam arahannya, Menteri Perhubungan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan operator transportasi guna menjamin kelancaran, keselamatan, serta kenyamanan perjalanan masyarakat.

Perhatian khusus diberikan pada pengaturan lalu lintas menuju simpul transportasi utama, terutama Pelabuhan Bakauheni sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera.

Ketua DPRD Provinsi Lampung menyampaikan bahwa DPRD mendukung langkah Pemerintah Provinsi Lampung dalam memastikan kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 agar berjalan aman, lancar, dan tertib.

“DPRD siap bersinergi melalui fungsi pengawasan guna mendukung kebijakan strategis di bidang transportasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki peran strategis sebagai gerbang utama Pulau Sumatera dari Pulau Jawa, sehingga kesiapan armada transportasi dan manajemen rekayasa lalu lintas harus dipastikan secara optimal melalui koordinasi lintas sektor.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memastikan kesiapan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana dalam menghadapi Mudik Lebaran 2026.

Kesiapan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik selama perjalanan menuju kampung halaman.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur, terus menghadirkan berbagai kebijakan yang memudahkan masyarakat untuk melaksanakan mudik.

Kebijakan pro-rakyat tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran arus perjalanan serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Rapat koordinasi menjelang Mudik Lebaran 2026 dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal, menyatukan langkah, memperkuat sinergi, serta membangun kerja sama lintas sektor agar potensi hambatan dapat diantisipasi sejak dini sehingga pelaksanaan mudik berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Di Provinsi Lampung, kesiapan angkutan Lebaran telah dibahas melalui rapat bersama para pemangku kepentingan guna menciptakan sinergitas dan kolaborasi yang efektif. Dari sisi infrastruktur, progres perbaikan jalan telah ditargetkan seluruh jalan berlubang dapat tertangani sebelum Lebaran.

Selain itu, melalui pelaksanaan Operasi Ketupat, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dipastikan dalam kondisi stabil dan kondusif. Pemerintah juga menjamin ketersediaan bahan pokok, BBM, serta pasokan listrik dalam kondisi cukup selama periode Lebaran, sehingga masyarakat diharapkan dapat merayakan Idulfitri dengan tenang, aman, dan penuh kebahagiaan.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di Provinsi Lampung yang aman, tertib, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.

 

 

(Yuhari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *