KEAMANAN PANGAN JADI PRIORITAS, PEMKAB TULANG BAWANG PERKUAT SINERGI LINTAS SEKTOR BERSAMA BPOM

  • Whatsapp

Tulang Bawang, Benualampung.com — Komitmen memperkuat keamanan pangan terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan Rapat Tersebut yang laksanakan Bertempat di Ruang Rapat Utama Lantai II Kantor Bupati Tulang Bawang, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang, Hari Rabu (25/02/2025).

Ir. Ferli Yuledi, S.P., M.M., M.T., Selaku Sekretaris Daerah kabupaten (Sekdakab) Tulang Bawang secara resmi membuka Kegiatan Advokasi Lintas Sektor Program Prioritas Nasional Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan, Gerakan Keamanan Pangan Desa, dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Sekdakab menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan fondasi utama dalam menjaga kesehatan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya BPOM, atas terselenggaranya kegiatan advokasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin. Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang sangat mendukung kegiatan advokasi ini sebagai langkah nyata memperkuat pengawasan dan pembudayaan keamanan pangan di daerah,” ujar Sekdakab.

Ia juga berharap kegiatan ini mampu membangun komitmen bersama lintas sektor, sehingga pengawasan pangan tidak hanya menjadi tugas pemerintah semata, melainkan gerakan bersama dari sekolah, desa, hingga pasar.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Kabupaten Tulang Bawang, Rahmat Hidayat, S.Farm., Apt., M.Pharm.Sci., menegaskan bahwa BPOM memiliki peran strategis dalam menjamin keamanan makanan yang beredar di masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa BPOM berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan, pengawasan, serta pendampingan guna memastikan produk pangan yang beredar benar-benar aman, bermutu, dan memiliki izin edar resmi.

“BPOM siap membantu dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan produk yang beredar telah memenuhi ketentuan dan terhindar dari peredaran produk tanpa izin edar. Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Melalui program Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan, Gerakan Keamanan Pangan Desa, serta Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih sehat dan terlindungi dari risiko pangan yang tidak memenuhi standar.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah terkait, instansi vertikal, serta para pemangku kepentingan lainnya sebagai wujud kolaborasi dalam mendukung suksesnya program prioritas nasional di bidang keamanan pangan.

Dengan sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dan BPOM, diharapkan budaya keamanan pangan semakin mengakar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Yuhari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *